Nomor Baja AISI/SAE Dijelaskan: Membaca 4140, 1045 dan 304

Empat digit pada 4140 dan tiga digit pada 304 berasal dari dua logika berbeda dalam satu sistem Amerika. Panduan ini menguraikan keduanya, termasuk huruf B, L, dan H yang tersembunyi di dalam kode mutu.

Sistem empat digit untuk baja karbon dan baja paduan

Untuk baja karbon dan baja paduan, kode SAE/AISI memiliki empat digit:

  • Digit pertama — keluarga paduan: 1 = karbon, 2 = nikel, 3 = nikel-kromium, 4 = molibdenum (termasuk Cr-Mo dan Ni-Mo), 5 = kromium, 6 = kromium-vanadium, 7 = tungsten, 8 = nikel-kromium-molibdenum, 9 = silikon-mangan.
  • Digit kedua — kandungan perkiraan unsur paduan utama pada baja paduan: 23xx mengandung kira-kira 3.5% Ni, 31xx kira-kira 1.25% Ni dengan kromium. Pada mutu karbon murni 10xx, nilainya cukup 0.
  • Dua digit terakhir — karbon nominal dalam perseratus persen: 4140 ≈ 0.40% C, 1045 ≈ 0.45% C, 8620 ≈ 0.20% C.

Jadi 4140 dibaca sebagai "keluarga Cr-Mo, karbon sekitar 0.40%" dan 4340 sebagai "keluarga Ni-Cr-Mo, karbon 0.40%" — sistem ini memberi tahu Anda kelas resepnya dalam sekejap, itulah sebabnya para insinyur masih berpikir menggunakannya.

Sub-keluarga baja karbon

  • 10xx — baja karbon murni.
  • 11xx — baja potong bebas dengan resulfurisasi.
  • 12xx — baja potong bebas dengan resulfurisasi dan refosforisasi.
  • 15xx — baja karbon dengan mangan yang ditingkatkan (biasanya 1.00–1.65%).

Huruf di dalam kode membawa informasi nyata: B menandai baja yang diberi perlakuan boron (50B44), L menandai baja potong bebas bertimbal (12L14), dan H di akhir (4140H) berarti batas kemampuan pengerasan dijamin pada pita standar, bukan hanya kimianya saja.

Baja tahan karat: logika tiga digit yang berbeda

Baja tahan karat dan baja tahan panas menggunakan tiga digit, di mana digit pertama adalah keluarga, bukan unsur:

  • 2xx — kromium-nikel-mangan austenitik.
  • 3xx — kromium-nikel austenitik: 304, 316, 321. Dua digit terakhir adalah nomor seri dalam keluarga tersebut.
  • 4xx — baja kromium: martensitik (410, 420) dan feritik (430, 409).
  • 5xx — mutu tahan panas berkromium rendah.
  • 6xx — mutu pengerasan presipitasi (630, lebih dikenal sebagai 17-4 PH).

Huruf akhiran sama pentingnya dengan digitnya: L = karbon rendah (≤ 0.03%), H = karbon lebih tinggi yang terkontrol untuk layanan mulur, N = diperkuat nitrogen, Ti/Nb = mutu yang distabilkan (316Ti, 347).

Dua konvensi lain yang patut diketahui

  • Huruf E di depan kode (E52100, baja bantalan) secara historis menunjukkan peleburan dengan tanur listrik — jaminan proses yang melekat pada paduan yang sama, bukan paduan yang berbeda.
  • Kode yang memiliki tiga digit pertama yang sama tetapi berbeda karbon adalah baja yang berbeda dalam perilakunya: 4130, 4140, dan 4150 membawa satu keluarga resep Cr-Mo masing-masing ke penggunaan pipa, poros, dan pegas, semata-mata melalui kandungan karbon dan perlakuan panas yang dimungkinkannya.

Peringatan

Kode tersebut hanya menggambarkan kimia nominal — kode tersebut tidak menyatakan apa pun tentang bentuk produk, perlakuan panas, atau sifat yang dijamin, yang berasal dari spesifikasi ASTM/ASME yang dipesan. AISI sendiri tidak lagi memelihara sistem ini; pengelolaannya beralih ke SAE dan ASTM, dan angka-angka tersebut tetap bertahan secara formal sebagai penamaan UNS (G41400, S30400) yang dikutip oleh spesifikasi modern. Dua mutu yang memiliki kode empat digit yang sama dalam spesifikasi berbeda adalah keluarga paduan yang sama, bukan produk yang secara otomatis dapat saling menggantikan.

Terakhir diperbarui 2026-11-03. Part of the Steel.Wiki guides — see all guides.